CeritaSex Ngobel Memek Cewek Cantik Di Bus Malam. Kali ini menghadirkan kisah mesum yang hot saat aku aku horny dan ternyata aku juga merasakan Memek Gadis Kenalanku saat perjalanan di bus malam, selain cantik ternyata memeknya juga tembem dan peret itu lalu setiap ada kesempatan kami selalu ML, daripada penasaran langsung simak aja ya CommentsOff on Cerita Panas Mbak Wiwikku Di Dalam Bus Malam. Cerita sex hot. Sebelumnya aku kasih tahu tentang aku. Aku adalah seorang karyawan disebuah perusahaan di Jakarta. Namaku sebut apa inug, umur 28tahun. Comments Off on Cerita Dewasa - Pesta Sex Dengan Sodara Kembar. CERITA DEWASA - JEPITAN YANG NIKMAT. September 11, 2017. Iniadalah kisah perjalananku ke Kota Ma**ng dijawa timur.Liburan semester tiba,seperti tahun sebelumnya aku memutuskan untuk berlibur dikota Ma**ng,kebetulan disana sanak saudaraku tinggal. Aku sering,bahkan hampir setiap tahun liburan kesana dgn menggunakan Bus,kereta atau Pesawat.Tapi aku lebih sering memilih bus dan kereta karena lbh bsa menikmati perjalanan. KenanganBus Malam. 25 November, 2014 ~ ceritadewasabb17. Hari sudah sore ketika aku tiba di terminal Lebak Bulus. Hari itu hari terakhirku menjadi bujangan. 4 hari lagi, aku akan menikahi Mei, kekasihku selama 6 tahun. Hari ini aku pulang ke Jogja, ke tempat kelahiranku untuk bertemu dengan keluarga. CERITADEWASA 18 + membawa sebuah tas bahu yang berisi pakaian dan orang lain yang membutuhkan; tas.Sekitar 10menit aku duduk, kebetulan kursi bus tsb 1-2, tangan kanan satu, sdgkan kiri untuk 2 orang (super eksekutif) !! Waktu adalah malam, keadaan gelap di dalam bus, bahkan jika ada lampu kecil di atas kursi, tapi aku lbh penggunaan tak Pengalamankudiatas Bus. Hari sudah sore ketika aku tiba di terminal Lebak Bulus. Hari itu hari terakhirku menjadi bujangan. 4 hari lagi, aku akan menikahi Mei, kekasihku selama 6 tahun. Hari ini aku pulang ke Jogja, ke tempat kelahiranku untuk bertemu dengan keluarga. Hidupku sungguh sempurna. Ceritadewasa terbaru, Aku membantunya mempercepat tempo permainan ujung jariku di klitorisnya, sementara itu ujung lidahku juga tdk ketinggalan memutar-mutar putingnya dan sesekali menyedotnya lembut. Hampir 5 menit Rani mulai membuka bibirnya dan kedua matanya dibuka sayu menikmati kemesraan yg ada. "Ooogghhhh.. Ooogghhhh.. Ooogghhhh.. Hermanbilang di kota asalku marak terjadi kasus pemerkosaan dalam angkot, kejadian itu baru saja terjadi sebelum keberangkatan Herman ke sini. Cerita Herman tersebut sontak saja mengingatkanku dengan keperihan yang aku alami dulu. Bayangkan saja, aku yang masih ABG dulu diperkosa oleh teman-teman sekolahku, bahkan beruntut diperkosa petani. Kaliini Aku akan menceritan Cerita Sex ketika diriku bercinta dengan seorang ABG yang nakal didalam bus malam hari. Mau tahu kelanjutan ceritanya? Langsung aja yuk baca dan simak baik-baik cerita dewasa ini.Filmbokepjepang.com. Liburan semester tiba,seperti tahun sebelumnya aku memutuskan untuk berlibur dikota Malang,kebetulan disana sanak CeritaDewasa - Bermula kenalan yang tidak sengaja di atas bus patas AC, setiap pagi aku naik bus dari terminal di kawasan Jakarta Timur. Sampai suatu hari ada seorang wanita yang naik bersamaan denganku. Kalau diperhatikan wanita ini tampak biasa saja usianya, kuperkirakan sekitar 35-an, tetapi dengan setelan blazer dan rok mini yang ketat warna Read More » CeritaMesum di Bus Waktu Penumpang Lain Tidur - cerita bokep baru, cerita bokep com, Selama malam, negara gelap di dalam bus, tapi ada lampu kecil di atas kursi, tapi saya LBH gunakan buruk memilh itu. «Saya juga, di sini orang dewasa, meskipun l MSH di bawah usia 15 tahun.» Jwbku sadar kita sudah saling memandang, aku putus asa akumenjabat tangannya dan menyebutkan namaku. "Aku Inug mbak, aku mau mudik mbak". Dalam jabatan tangannya, aku merasakan kehangatan yang luar biasa mungkin pengaruh dari dingin AC bus. Selama perjalanan kami sudah banyak becerita, dari tanya jawat tentang pekerjaan dan sampai pekerjaan ku. CeritaDewasa Hot Ngentot di bus malam - cerita dewasa: Ini adalah kisah perjalananku ke Kota Ma**ng dijawa timur .Liburan semester tiba,seperti tahun sebelumnya aku memutuskan untuk berlibur dikota Ma**ng,kebetulan disana sanak saudaraku tinggal . cerita dewasa: aku sering,bahkan hampir setiap tahun liburan kesana dgn menggunakan Bus,kereta atau Pesawat .Tapi aku lebih sering memilih bus dan BercintaDi Dalam Bus Pariwisata - Kejadian ini terjadi saat ketika aku masih duduk dibangku kelas 2 SMA, di mana pada saat itu pun di SMA ku telah mengadakan study tour ke Bali. Pada Suatu hari panitia sekolah mengadakan ploting untuk tempat duduk bus untuk siswa. Karena aku saat itu adalah ketua OSIS, jadi aku bisa memilih tempat duduk bus dan dengan siapa saya duduk. CeritaSex = Kisah Mbk Santi Di Bus Malam Sebelumnya aku kasih tahu tentang aku. Aku adalah seorang karyawan disebuah perusahaan di Jakarta. Namaku sebut apa inug, umur 28tahun. Aku sudah menikah dan mempunyai 2 orang anak. Awal kejadian perselingkuhan yang tak aku inginkan pada saat aku pulang ke jogja. A24iO. Kali ini Aku akan menceritan Cerita Sex ketika diriku bercinta dengan seorang ABG yang nakal didalam bus malam hari. Mau tahu kelanjutan ceritanya? Langsung aja yuk baca dan simak baik-baik cerita dewasa Liburan semester tiba,seperti tahun sebelumnya aku memutuskan untuk berlibur dikota Malang,kebetulan disana sanak saudaraku tinggal. Aku sering,bahkan hampir setiap tahun liburan kesana dgn menggunakan Bus,kereta atau aku lebih sering memilih bus dan kereta karena lbh bsa menikmati perjalanan. Suasana sangat ramai disalah satu terminal dijakarta timur,aku langsung naik kedalam bus Pa** Ke** yg telah siap menanti calon penumpangnya..Duduk dikursi deret ke enam dari depan..”hah..Cape juga..”keluhku.. Lumayan cape juga memang menggendong tas pundak yg berisikan pakaian dan keperluanku lainnya didalam 10menit aku duduk,kebetulan kursi bus tsb 1-2,sebelah kanan satu,sdgkan sebelah kiri untuk 2 orangsuper eksekutif!! Aku duduk dibangku yg diperuntukan 2 orang..Tiba2 datang seorang ibu beserta 1 anaknya yg aku perkirakan berumur 15 tahunan,namun tubuhnya tinggi dan berisi,terutama dibagian pantatdan dadanya..Anak itu manis,putih dan memakai soft lens dimatanya. “dik,titip anak saya ya??”ujar sang ibu..”oh iya bu!”ucapku kaget..Anak abg itupun duduk disebelahku. 10 menit berselang,bus akan segera berangkat,sekali lagi sang ibu berkata “adik,turun dimana?”..”diMa**ng bu.”ujarku..”oh sama,anak saya juga mw turun diMa** ,kalo gitu tolong dijagain ya anak saya?Maklum ini pertama kali dia pergi jauh sendirian..”lanjut sang ibu. “beres bu,tenang aja..!”balasku dgn itupun segera turun dari bus setelah sblmnya mencium pipi kanan kiri anaknya,sambil memberikan wejangan2 buat anaknya.. Bus berangkat pukul tepat meninggalkan terminal..Anak itu melambaikan tangan kepada ibunya yg berada diluar bus. Setelah agak jauh dari terminal akupun membuka obrolan dgn abg itu..”nama kamu siapa?”…”mia..”jawabnya singkat..Terlihat senyum manis keluar dari wajahnya yg putih dan bersih,apalagi tatapnnya yg sedikit menggoda,aku yakin dia terbiasa berhadapn dgn laki2. “knp nyokap lo ga ikut?”tanyaku.“ga,nyokap kerja..Gua lagi liburan sekolah,dari pd dijakarta terus..Sumpek..”jawab dia.“emang ga takut pergi sendirian?”tanyaku dgn sedikit meledeknya..”ah,cuek aja..Emg takut knapa?”ucap dia dgn santainya. “eh,nama lo sapa?”tanya mia padaku..”gw boy..”jwbku. Hampir 2 jam perjalanan,ngobrol ngalor ngidul sambil bercanda ga jelas,akupun mulai terbiasa dgn mia..Sampai pada akhirnya bus berhenti untuk istirahat disalah satu restauran di daerah jawabarat.. “mia,bawa dompet sama hape lo,jangan ditinggal di dalam tas..” “okey..”jwb mia sambil bergegas berdiri dari tempat duduknya. Aku beranikan diri memegang tangannya sambil berjalan turun dari kembali duduk disatu meja sambil makan bersama..Selesai makan,mia ijin mw kekamar kecil,begitu juga aku yg dari tadi nahan kencing..sbnrnya ada toilet juga dibus,tp sempit dan takut ga da airny pkrku... Setelah kurang lebih 30menit,bus kembali melanjutkn perjalanan..Sedang aku dan mia makin akrab saja..Bahkan dia sudah berani bersandar dan memelukku dari samping!Waktu semakin malam,semakin gelap keadaan didalam bus,walau ada lampu kecil diatas tempat duduk,tapi aku lbh memilh tdk memanfaatkannya. Semakin malam semakin dingin,ditambah udara AC yg menambah dingin didalam bus.. “lo kedinginan ga mia?”tanyaku..”iya dingin banget..”jwbnya. “pake aja selimutnya..”aku mulai memasang selimut ditubuhnya,tanpa persetujuan dari dia..Setelah itu aku jg memakai selimut yg memang telah disediakan didalam bus. Mia,menyandarkan kepalanya dipundaku,sambil tangannya yg ada dibalik selimut dilingkarkan dipinggangku.. “wah,ni anak kayanya manja..”pkrku dalam hati. Tanpa berkatakata,akupun juga memeluk dia dari samping..Tubuh kami terasa hangat,walau udara didalam bus benar2 terasa dingin sblm kami berpelukan. Mia memejamkan matanya.. Rupanya dia tertidur,akupun coba memejamkan mataku walau dlm keadaan menggebu2 didlm hati,apalagi adik kecilku’ mulai resah dibalik celana ketika dada mia yg lumayan gede menempel disamping tubuhku..Dgn goyangn bus saat berbelok kekanan atau kekiri,makin rapat saja dadanya ditubuhku. Tapi aku tahan,dan mencoba tidur.. Sekitar 30menitan aku coba tidur,akhrnya kebangun juga..Ga tenang bgt tidur dgn godaan yg membuat hasrat naik palingkan pandangan ke jalan,sambil menahan gejolak..Tiba2,”boy..”mia memanggil pelan.. “udah bangun??” menjawab pertanyaanku mia lsng mengencangkan dekapannya..“dingin bgt boy” kata mia..”lha kan udah pake selimut??”jwbku “iya,tp masih kerasa dingin..Apalagi tanganku,dingin bgt..Aku masukin tangan aku kedalam baju kamu ya?” kaget mendengar permintaan mia yg diluar dugaanku itu.. “iya..Yaudah..”jwbku gugup.. Jujur aku ga kpkrn mcm2 malam itu,tp stlh mendengar kata2 mia itu aku lsg tambah bergejolak,malahan mulai berfikiran kotor deh. Mia memasukkan tanganku kedalam kausku,msh dalam keadaan berselimut..Seluruh tubuh kami tertutup selimut,hanya muka kami yg tdk tertutup. Perlahan tangan mia bergerilya menyusup ke dalam kausku..Ketika berhasil masuk,perlahan lahan pula dia mulai membelai lembut seluruh tubuhku,mulai dari dada sampai perut..Kadang memainkan puting dadaku lembut..Wah,makin memuncak saja hasrat nafsuku mlm itu. Aku terdiam tanpa bcara apapa,sambil menikmati kelakuan nakal mia itu.. Mia tersenyum kecil memandang aku yg sedang ga karuan karna perbuatannya.. ”kamu knapa boy?” “ aku menatap wajah mia,,hmm manis juga nih cewe,apalagi lesung pipinya tampak menambah manisnya wajah mia saat tersenyum. Tiba2..Makin gila ku dibuatnya ketika tangan mia yg tanpa komando masuk kedalam celana jinsku..Waktu itu aku memakai jins sedengkul.. Makin terbakar saja kepalaku,seakan ingin menerkam tubuh mia dan langsung ku perkosa..Tapi ga mungkin,keadaan bus yg tidak mungkin sulit untuk aku melakukan apa yg aku mau..Sebagian penumpang msh ada yg terjaga,mereka sedang menonton vcd yg diputar dibus. “boy..Kamu ga pernah deket sama cewe ya?”tanya mia memecah kebisuan. “pernh..”jwbku “pernah ML?”tanya mia lagi.. “pernah sekali,tapi ga sampe slesai..Knp tnya itu?”jwbku heran. “gapapa..Tanya aja!”kata mia. Aku mulai berfikir,kalo mia adalah abg yg punya pengalaman dalam sex,mgkin dia pernah ngesex dgn pcrnya..Apalagi,belaian tangan mia yg lembut benar2 seperti ahlinya dlm memberikan rangsangan2 kepada laki2..Ga disangka tangan mia sampai didalam celanaku,bermain main diatas adik kecilku’ yg masih tertutup celana dalam..Makin terasa membesar saja kontolku dipermainkan tangannya. Tanpa basa basi,mia lsg melepaskan tangannya dari dalam celana,dan membuka ikat pinggangku serta resleting celanaku..Lalu sekonyong konyong tangannya masuk lg kedalam celana,kali ini tidak terpisahkan celana dalamku lagi..Benar benar menyentuh kontolku. “mia,msh rame..Blum pada tidur..”aku kebingungan dgn kelakuan mia,makin gila aja kelakuan abg ini.. “gapapa,cuek..Kan ketutup selimut..!”jwb mia enteng membelai dan mengocok halus kontolku.. Aku diam,sambil menikmati permainan tangan mia yg lihai seperti sudah terbiasa melakukannya. Sekitar 30 menitan,aku mulai mencoba membiasakan diri dgn apa yg dilakukan tangan mia thd kontolku. Sambil ngobrol ga karuan,aku benar2 terhanyut dalam suasana yg penuh hasrat tsb. Ternyata didalam pembicaraanku dgn mia,mia mengaku,kalau dia sudah ga perawan lagi..Pacarnya yg mengambil kesuciannya,dan sudah melakukan hubungan sex berulang kali sampai sekarang.. Mlm terus bertambah larut,ketika itu para penumpang lain satu persatu mulai terlelap!Hanya aku dan mia yg msh terjaga seakan akan ga kepengen sedetikpun melewatkan kebersamaan ini. “boy,gw nyaman deket lo!”ujar mia melirih..”gw juga,lo dewasa,walaupun umur lo msh 15 tahun.”jwbku lalu tanpa sadar kita sudah saling memandang,aku nekat mendekatkan wajahku ke wajahnya..Kucium bibir lembutnya sambil memejamkan mataku,begitupun juga mia yg pelan pelan memainkan lidahnya didalam mulutku..Sungguh sebuah saat yg indah buat aku,walau umurku 22 tahun waktu itu,serta mia yg 15 tahun tapi sikap serta perlakuannya mirip wanita dewasa yg lihai dalam membuai seorang laki2.. Sekitar 5 menit kami berciuman mesra,tanganku mulai nekat masuk kedalam kaus merah jambu mia,kubelai halus naik hingga ke BH yg berisikan bukit indah nan besar itu..Kuusap lembut,dan kusingkap BH keatas agar payudara indah mia dapat kusentuh dgn tanganku.. Oh,besar,lembut dan kenyal payudaranya..Apalagi putingnya yg berukuran lumayan besar untk ukuran gadis seumurnya..”hmm..!”mia mendesah lembut..”sshh..Terus boy..”semakin kecang dan keras aku rasakan payudara milik mia.. Sementara,tangannya mia masih setia mendekap dan mengocok lembut kontolku sejak tadi.. Semua itu kami lakukan dgn bebas karna tubuh kami msh tertutup selimut! “boy..Turunkan kebwah tangan lo..”pinta mia. Aku mengerti maksudnya,aku turunkan tangan kananku ke resleting clana jinsnya..Aku buka dan..Aku kaget,ternyata mia udah ga pakai Celana dalam lagi.. “lo ga pake celana dalam??”bisikku. “hihi..Engga,gw copot waktu direstauran tadi!!”..Jwbnya cuek. “niat banget lo..”kataku heran.. “bodo,gw udah nafsu waktu pertama kali ngliat lo boy,lo ganteng bgt!”..Jwbnya lagi. Rupanya mia adlh tipe cewe yg agresif,bahkan bsa dibilang hyper jg dalam urusan sex.. “boy,copot celana lo ya,gw susah megangnya..”pinta mia.. “ntr ketauan orang2 ah..”jwbku ragu.. “engga deh,kan ketutup selimut..” aku msh ragu,tapi bener juga sih orang2 ga bakal liat,krn emang tubuh kita ketutup rapat selimut..Lgpula orang2 juga pada tidur dan kita duduk dideret paling blakang,jd ga ada yg merhatiin kita. Aku turunkan celanaku sedengkul,kuperhatikan mia pun menurunkan celana jinsnya kebawah.. Lalu dia melepaskan tangannya dari kontolku,dan memutar tubuhnya membelakangiku.. Posisinya aku menghadap mia,dan mia membelakangiku..Badan dia agak condong kedepan,serta pinggulnya didekatkn ke aku.. “masukin boy..”pinta mia. Kaget dan bingung aku mendengar tantangan mia..”masukin apanya?”jwbku dgn bodohnya..”kontol kamu boy,cepet!”jwbnya santai.. Gila,nekat bener ni cewe pikir ku dalam hati..Tp kapan lagi punya pengalaman yg kaya gini..Pelan pelan aku arahkan juniorku ke dalam vaginanya,aku nyodok dia dari belakang.. Agak susah juga,karna bus yg terus goyang kekanan kadang kekiri. Akhrnya..Ujung kontolku sampai juga dilubang vaginanya..Dan,masuk perlahan2 amblas ditelan vagina mia..Agak,sempit rasanya..”mmhh,aaahh..”desah mia yg agak tertahan karna takut kedengaran penumpang lain.. “boy,enak..Punya kmu lumayan gede,panjang pula,punya cowoku ga kaya bgini..” mendengar kata2 mia itu aku makin bersemangat..Aku senderkan punggungku kejendela bus aku duduk samping jendela..Sambil diam menikmati vagina mia yg membuat kontolku berdenyut denyut..Sengaja kontolku ga dikeluar masukan,karna goyangn bus sudah membuat nikmat dan membantu permainan kita berdua. Lama juga kita hanyut dalam goyangan bus,gelapnya suasana bus yg diselingi cahaya2 lampu mobil dari kaca jendela bus,benar2 suasana yg penuh kehangatan dan romantis wkt itu..aku yakin penumpang lain lagi merasakan dinginnya AC menusuk tulang mereka!!.. Tp tidak dgn kami,justru yg terasa hangat,damai dan nikmat..Sekitar setengah jam kita mengikuti irama goyangan bus,lalu tanpa melepaskan kontolku didalam vagina mia,aku mencoba menarik tubuhnya ke belakang,dan bersandar ditubuh aku..Kini posisi mia berada diatas tubuhku,tp tetap membelakangiku.. Aku mulai memainkan kontolku,aku keluar dan masukan kontolku didalam vaginanya.. “mmh..Boy..Uh..Goyang terus boy..Enak!” erang mia lirih.. “ssh..Iya,enak..Memek kamu enak mia..”kataku sambil terus menggoyangkan pinggulku.. Aku bener2 ga lagi memikirkan sekitar,aku yakin penumpang lain ga akan sadar apa yg kita lakukan dibelakang!! “oh..Boy,terus!”.. Sambil aku goyangkan pinggulku,tangan kananku memainkan klitoris mia,serta tangan kiriku memainkan puting payudaranya yg telah mengencang dan mengacung keatas.. Makin mia ga tertahankan,dia terus bergeliat karna rangsangan yg aku berikan..Tp tetp kita mengatur dan berhati2 menjaga agar gerakan2 kita tidak membuat curiga penumpang lainnya!! “boy,aku mw keluar..”erang mia lirih,bahkan sedikit membisik..”ssh..Ah,boy goyang terus..Ak..Aku keluar”..Mia akhrnya merasakan orgasmenya yg pertama.. Aku cuek dan terus kugoyang kontolku,sementara mia mengejang merasakan nikmat orgasmenya!! Aku hentikan goyanganku,melihat mia yg sedang mengatur nafasnya akupun tersenyum memandang tingkahnya yg bener2 sedang merasakan puncak kenikmatan.. Ga lama kemudian,setelah selesai menikmati orgasmenya,aku menyuruh mia untuk tidur telentang menghadap keatas,kepalanya bersantar ke tangan kursi,serta Kedua Kakinya ditekuk..Aku mengatur posisi selimut yg sudah berantakan,dan kututup lagi tubuh mia dgn selimut hingga kekakinya yg mengangkang..Aku mengatur posisi dudukku,pinggul aku mengarah ke selangkangan mia..Dan kembali kumasukan kontolku ke dalam vaginanya. “blezz..”..Uh,kembali kontolku ditelan vagina mia..Aku goyangkan pelan pinggulku.. “aahh..Mm..Enak!”..Miapun tampak kembali larut dlm kenikmatan setelah tadi dya merasakan orgasme. “oh..Mm..”.. Kali ini,goyangan ku terasa lebih mantap,dan ****** terasa lebih basah,karna vagina mia sudah bener2 becek akibat orgasmenya tadi..Creek..Crek..! Tangan kiriku membelai dan memainkan klitorisnya..Terlihat mia menggigit bibir bawahnya,terkadang memainkan lidahny kebibirnya!! Sekitar 15 menit,mia pun mulai tampak gusar,kelihatannya dia akan orgasme lagi..Bgtu juga aku yang mulai merasakan desiran nikmat mengalir didalam tubuhku,mengalir dari atas hingga kebawah..”boy,a..a..aku mw keluar lagi..”mulutnya bicara tp matanya terpejam..”aku juga mia..”jwbku berbisik. “boy..Ga tahan..Mw keluar..!!” aku mempercepat goyangan kontolku keluar masuk vagina mia,dan tanganku jg makin cepat mempermainkan klitorisnya walau tidak beraturan iramanya!! “..Mia,aku mw keluar..”..Lirihku. “sama..Aku juga..Keluarin bareng boy!!” tiba2 tubuh mia kembali mengejang..Dan..”oouuhh..Aghh. .Enaak..”erang mia,ternyata orgasme keduanya telah sampai.. Kini giliranku..Sambil terus ku goyang kontolku terasa mulai berdenyut2 kontolku.. “keluarin dimana??”tanyaku lirih..”diluar boy!”jwb mia.. Dan seketika terasa ada yg mengalir menuju lubang kontolku,buru2 kukeluarkan dari dalam vagina mia,dan..Croot..Croot..,air maniku keluar menumpahi perut mia dan sebagian mengenai selimut.. “..Oouh..Mantap,enak bgt mia..”ujarku penuh kenikmatan.. Terasa kontolku masih berdenyut pelan dan basah karena tersiram muncratan cairan orgasme didalam vagina mia tadi.. Diam,lemas..Dan tanpa suara yg terjadi sekitar 5 menit. Kemudian aku ambil tisu dari kantong jaketku untuk mengelap air maniku yg membasahi perut mia..Bayangkan,kita bermandi keringat diantara dinginnya udara AC didalam bus!! Mia bergegas duduk dan membetulkan pakaian dan celananya,begitu jga aku!! Kita kembali duduk dan berdekapan,lalu tdk terasa tertidur pulas karna kecapean. Jam 5 pagi bus kembali istrht dan berhenti direstauran didaerah jawa timur..Seluruh penumpang turun,begitu jg aku dan mia..Kita lsg sarapan pagi dan minum kopi panas untk menghangatkan tubuh kita..Hehe,baru kita merasakan dinginnya udara pagi dikota Tuban yg letaknya dipinggr pantai tsb,padhal td mlm kita bermandikan keringat hanyut dlm kenikmatan!! Lumayan pegel2 jg badan rasanya..Mgkn karna posisi waktu ngentot td mlm kurang nyaman jdnya rontok jg rasanya badan bergegas ketoilet untuk memakai celana dalam..Kemudian kembali bus berangkat menyelesaikan sisa perjalanannya. Disisa perjalanan,kami habiskan untk bercanda dan bercerita..Terkadang diselingi gerakan nakal dari tangan mia yg menggoda kontolku. 3 setengah jam kemudian,bus hampir tiba di Kota Ma**ng..Aku sempatkan untk bertukar nomor hape. Bus akhrnya sampai diterminal kota Ma**ng,tampak sepupu mia sudah menanti untk menjemputnya..Kita turun,dan saling berpisah,krn aku kembali melanjutkn perjalanan kerumah budeku.. The best list of Top 21+ Night Bus Traveling Sex Stories added for who looking erotic story in weekend rush bus sex Stories Hi friends this is Ajmal. 22 years old studying in Ernakulam, Kerala. I stay in a hostel. This is the story about my first sexual adventure that happened a few months back. I go home almost every weekend by train. But that day I learned that my usual train was canceled. I was disappointed but I decided to go home anyway and take the bus. I got to the bus station a bit early and got in and sat in a window seat. It was a KSRTC bus to Thrissur. The bus was almost full and about to start. I was sitting alone and no one was beside me. All of a sudden, this girl entered the bus. She was of my age, fair complexion, tall and a lovely figure. She was wearing a sleeveless dress and you could see she had some well-shaped tits that stuck to her tight clothing. She looked around and noticed all the ladies seats were full. At this moment, I was hoping that she’d make her mind up to sit beside me. I was sitting just behind the ladies seat. I stared through the window but I was only thinking about her. Now you all would’ve guessed what happened next. She came over and asked me if I was expecting anyone. I said no and she sat beside me. I think it’s due to the fact that I was nearer to the front or all the other empty seats were beside old men. I was feeling joyful anyway. She also took the ticket from Kochi to Thrissur. So I got a subject to start the conversation. She said her name was Anjana name changed. I asked what she was studying, where she stayed, where’s her home in Thrissur, about her family, stuff like that. We chatted about casual stuff for some minutes. She was very friendly and talkative. I started liking her more and more. Then it began to rain heavily and we had to close the windows. It was dark inside and the bus started to become more and more crowded. Then she started leaning forward and rested her head on the front seat. I asked her if she was okay and she replied she got a headache. I offered her my tiger balm. She took it and applied and continued to rest with her head down. After 5 minutes she got her head up and started sleeping with her head to the back of our seat. I don’t know if she was sleeping or trying to sleep. But her eyes were shut. I had started to listen to music the moment her headache started, thinking to let her rest. After some time, she began to lean toward me resting her head on my shoulders. It was unintentional. She immediately woke up and got her head back to the seat. It happened 3-4 times. I told her she can keep her head on my shoulders and I don’t mind. She said thanks and dozed off. I had no bad intentions and was just happy I could travel with a hot girl. Almost 20 minutes later, she got up to looked at her watch. I asked her how was she feeling. She told she’s feeling much better. I was happy and she continued to put her head on my shoulders. I noticed she was sitting much closer than before and her right arm was touching my left arm. I started to feel aroused and removed my headphones. I thought she was interested in making a move but maybe she’s scared to. I slowly held her hand and started caressing her fingers. She didn’t object and she started to tighten her grip. We were holding and rubbing each other’s arms like lovers. My dick was semi-erect by this. I slowly let go of her arms and placed it on her thighs. Her eyes were still closed but I could see she was enjoying it. I started to rub her thighs above her leggings and moved my hands to feel her pussy between them. She shivered a bit and her chin went up for a second. Oh my god, what a feeling it was. I felt its juiciness. I started to rub it from outside and she was moaning softly. She opened her eyes and I could see the lust in them. It was the first time I saw someone that way. She started removing my button and unzipping my jeans. She got to my underwear and grabbed my dick from the outside with her hand. My 6 inches was crying to get out and she whispered in my ears how long and thick it was. My dick hadn’t been that hard my entire life. I was in heaven just by her touch. She got it out and started massaging it. She said how much she loved circumcised dicks. Then I guided my hand to the bottom of her top and got it inside her top. I squeezed her boobs for a very long time. It was bigger than I thought it was. She was biting her lips and seeing it made my moves quicker. Her nipples were so erect. I can still feel it like it was yesterday. I stopped and took my arms into her panties to rub her pussy. It was already wet and clean shaved. She was moving in her seat. I asked her to control as excess movement may attract attention although the bus was crowded. She started to stroke my dick meanwhile enjoying my pussy massage. I wanted to lick her pussy so bad. But there was no way I could’ve done that on that bus. We both cummed in our clothes and wiped it with tissues she had. She took some of my cum in her hands and licked it. We closed our dresses but continued to enjoy each other’s body until our journey completed. It was the best journey of my life. Ngentot Dua Cewek Baru Kenal Didalam Bus Malam – setelah sebelumnya ada kisah , kini ada cerita . selamat membaca dan menikmati sajian khusus bacaan terbaru ceritaNgentot Dua Cewek Baru Kenal Didalam Bus MalamJika memang rezeki, tak akan pergi kemana dan tentunya susah di rekayasa. itulah yang terjadi ketika aku sedang naik bus malam. Aku mendapat tempat duduk berdampingan dengan seorang perempuan yang kutaksir usianya sekitar 25 tahun. Aku duduk di dekat jendela, sedang dia duduk di bagian gang. Bis yang kita naiki, Eskymo Trans akan membawa penumpangnya sampai ke kota tujuan akhir adalah Bojonegoro. Dari Terminal Lebak Rambuts, Jakarta, Bus berangkat pukul aku lirik wanita tersebut, lumayan juga, kulitnya putih dan dadanya cukup besar. Sembari mencuri pandang aku amati dadanya, sepertinya daging ato lemak di buah dadanya meluap dari balik bajunya. Bentuk itu tercetak jelas dibalik baju pink. kelihatannya dia bepergian dengan seorang wanita kecil yang duduk di seberangnya.,“Anaknyakah ?” batinku. Menilik dari umur perempuan di sebelahku rasanya dia masih terlalu muda untuk mempunyai anak seumur yang kutaksir 12 sedang berpikir keras bagaimana membuka omongan dengan perempuan di sebelahku ini. Sepertinya aneh kalo tak ada percakapan, kerana perjalanan ini bakal lebih dari 12 jam. Belom sempat aku menemukan kata pembuka, eh dia malah menegur duluan.“Mau kemana mas.” tanyanya. “Eh mau ke Bojonegoro, mbak mau kemana, “ tanyaku kembali. “Saya ke Rembang, nih mulangin anak bandel ini ke orang tuanya,” katanya . “Rumah orang tuanya di Rembang ya,” tanyaku lebih lanjut. “Bukan sih masih jauh di dusun, ke Randublatung,” tak tahu dimana Randublatung tetapi seingatku sewaktu melihat peta, dusun itu letaknya jauh dari kita akrab ngobrol dan dia mengaku bernama Rosa dan di Jakarta bekerja sebagai SPG. Dari gayanya sepertinya Rosa sedikit gampang di goyang. Suasana makin redup dan akhirnya Bis berhenti di wilayah Sukamandi Jabar, kita mendapat makan malam. Sewaktu aku perhatikan, menunya hanya sepotong bandeng, sambel dan lalapan. Mereka berdua aku tawari traktir makan yang lebih enak di bagian lain restoran. Mulanya Rosa sedikit canggung, tetapi Mita, gadis kecil itu langsung setuju. Maka kita makan dengan hidangan yang lebih makan kita kembali duduk di Bis, dan obrolan kita jadi makin akrab. Seperti biasanya, Bis ini sesampai di Rembang masih gelap mungkin sekitar pukul 3 Rosa mereka mau menunggu di warung tempat pemberhentian Bis sampai hari sedikit terang. Sesudah itu baru melanjutkan perjalanan ke juga mendengar cerita mereka, sehingga aku menawarkan untuk menginap saja di hotel, sampai hari mulai terang, sesudah itu baru jalan ke kampung.“Saya gak punya uang mas, lha wong ini aja uangnya ngepas banget,” kata lalu menawarkan biar aku saja yang bayar, dan aku juga akan ikut turun di Rembang. Sejak naik dari rumah makan tadi, Rosa makin akrab saja, dia memeluk tanganku. Katanya dia merasa dingin. Aku merasakan tekanan dari buah dadanya ke bagian lenganku. Perlakuan ini membuat voltase di badanku meningkat. Aku lantas berpikir, buat apa turun di Rembang kalo memang tujuannya untuk menginap. Aku menawarkan untuk menginap saja di Semarang. Tanpa pertanyaan sedikit pun Rosa langsung menyetujui. Dia makin erat memelukku, seperti kita sudah lama rangsangan makin tinggi, aku belom menemukan jalan, bagaimana cara mengeksekusi Rosa, kalo ada keponakannya. Tak ada titik terang, sementara Bis sudah mulai memasuki Kendal, yang berarti tak lama lagi akan sampai di Semarang kita turun dari Bis dan langsung berpindah ke taxi. Aku memilih hotel Esexeseks di dekat stasiun poncol Semarang. Rosa dan Mita seperti terheran-heran melihat hotel pilihanku.“ Oom bagus banget hotelnya, kan mahal nginep di sini,” kata mendapat kamar double bed.“ Mas sayang-sayang kalo cuma nginep sebentar di sini, kamarnya enak banget,” kata Rosa sembari melihat sekeliling. Mita mencoba tempat tidur yang memang empuk dia duduk sembari menggenjot-genjot mengemas barang, yang hanya sebuah ransel, aku pamit mau menyegarkan badan. Sembari menggosok gigi aku mengisi bak dengan air hangat. Rasanya nikmat sekali berendam berlama-lama dalam bak mandi. Kemaluanku dari tadi sudah menegang, jadi semakin keras sewaktu terendam air dikejutkan oleh pintu kamar mandi yang tiba-tiba terbuka. Rosa sembari cengar-cengir mengatakan tak tahan, kebelet buang air kecil. Sesudah memelorotkan celana dalamnya dia langsung duduk di closet. Terdengar desiran air kencingnya cukup lama tak bisa berlindung, kerana sedang telentang dan full telanjang. Rosa mencoba merasakan hangatnya air.“ Enak ya mas,” tanyanya.“Seger banget, “ kataku.“Aku ikutan ah berendam, badan ku yo terasa lengket, kerana tadi mau berangkat gak sempet membersihkan kemaluannya dengan semprotan air. Tanpa ragu Rosa mulai membuka bajunya satu persatu. Aku memperhatikan, bodynya cukup menggiurkan, Buah dadanya tegak menantang dengan pentil yang masih kecil. itu menandakan dia belom pernah hamil. yang luar biasa rambut di bawah sana hitam lebat. Warnanya kontras sekali dengan kulitnya yang putih. Rosa tanpa ragu langsung melangkah masuk ke dalam bath tub. Rosa mengambil posisi membelakangiku. Tanpa komando tanganku langsung mencengkram kedua bongkahan buah dadanya. Kemaluanku makin mengeras dan menyentuh bagian belakang punggung kemaluanku menyentuh badannya Rosa berbalik posisi dan langsung meraih kemaluanku. diremas-remas kemaluanku dengan lembut. Nikmat yang luar biasa membuat aku makin menyelonjorkan badanku sehingga posisiku jadi telentang terendam air menyelam dan mulutnya langsung melahap kemaluanku. Aku tak menduga dia secepat ini melakukan itu, Sehingga aku sedikit berjingkat sewaktu bibirnya menyentuh kepala tak bisa berlama-lama kerana sesak nafas di dalam air. Tanpa kuminta, Rosa menduduki kemaluanku dan kemaluanku dipegangnya lalu dibimbingnya memasuki lobang kemaluannya. Memasukkan kemaluan ke kemaluan di dalam air, terasa sedikit sulit, kerana lobang kemaluan Rosa terasa kesat. Akan tetapi Rosa tak putus asa, dia mencoba terus sampai akhirnya terbenam juga seluruh gagangku di dalam sekali rasanya, kemaluan Rosa terasa sempit sekali. Mungkin kerana pengaruh berendam di dalam air, ato memang aslinya sempit begini. Aku tak ambil pusing, kerana pikiranku terfokus menikmati genjotan kamar mandi terbuka tiba-tiba. Muncul si kecil Mita. Dia terkejut dan melakukan gerakan menutup mulutnya dengan tangan. Posisi kita tak bisa disembunyikan lagi, kerana Rosa yang bugil sedang berada diatas badanku yang juga bugil.“Mita kebelet buang air kecil nih, dari tadi ditunggui lama banget.” Kata seperti juga Rosa tadi langsung memelorotkan celana dan duduk di closet. Desiran air kencingnya terdengar nyaring. Sementara dia duduk di closet, Rosa seperti tak perduli dia terus menggenjotku sampai airnya tertumpah dari bak. Mita duduk termangu menonton kita berhubungan, meski kencingnya sudah selesai dari tadi. Situasi sudah tanggung, Mita kugamit untuk bergabung berendam di bak. Dia kuminta membuka terlalu repot, Mita mengikuti anjuranku. Dia melolosi satu persatu bajunya. Sesudah baju luarnya yang terdiri dari celana jins dan baju putih di lepas, tinggallah celana dalam pink bergambar tokoh kartun dan miniset. Dia melepas minisetnya terlebih dahulu. Buah dadanya langsung menyembul gempal dengan ujung pentil yang kecil sekali. Ukuran buah dada Mita seharusnya sudah memerlukan BREAST HOULDER, kerana minisetnya sudah kelihatan sempit. Sesudah menggantungkan minisetnya dia meloloskan celana dalamnya. Aku tak bisa langsung melihat kemaluannya. yang terlihat hanya bongkahan bokong kecilnya. Sepintas tampak kemaluannya yang masih gundul, sewaktu dia masuk ke dalam bak mandi. Mita mengambil tempat di bagian kakiku. Bak mandi jadi sesak diisi tiga orang, dua diantaranya sedang jadi tak leluasa lagi sehingga aku menyarankan Rosa keluar dari bak mandi dan meneruskan di luar. Rosa kuatur memunggungiku dengan posisi merunduk bertopang wastafel, Aku menggenjotnya dari belakang. Gagangku dengan mudah masuk ke dalam lobang kemaluannya yang jadi terasa sangat licin. Rosa seperti tak peduli dengan kehadiran Mita. Dia mendesah merintih sampai akhirnya menjerit dan kakinya dirapatkan. Terasa lobang kemaluannya berkedut-kedut. Rosa mendapatkan klimaksnya yang pertama. Sementara aku sebetulnya sudah hampir, tetapi terinterupsi karena Rosa menghentikan gerakannya. Di lepasnya gagang kemaluanku dari lobang kemaluannya sehingga kemaluanku mengacung kedepan berusaha memuaskanku dengan jongkok sembari mengulum dan menghisap kemaluanku. Akan tetapi kerana konsetrasiku sudah buyar, aku jadi sulit menikmati, oralnya. Bosan mengoralku yang tak juga mencapai ejakulasi, akhirnya Rosa berdiri dan dia lalu membersihkan dirinya dengan meraih kembali masuk ke bak mandi yang di situ masih ada Mita. Aku berhadap-hadapan dengan Mita. Kuperhatikan buah dadanya mengkal dengan putting buah dada yang menajam diujungnya. Mita kuraih sehingga dia kupeluk dengan posisi membelakangiku. Aku meremas perlahan-lahan buah dada mengkalnya. Beda sekali rasa buah dada Rosa dengan Mita. Jika buah dada Rosa terasa lembut oleh lemak, buah dada Mita terasa mengkal dan lebih keras.. Puas memainkan buah dadanya aku menggapai belahan kemaluannya. Jari tengahku langsung merasa clitorisnya mencuat dan sewaktu kuraba halus dia sudah mengeras. Aku terus memainkan clitorisnya sampai akhirnya Mita kelojotan mencapai itu Rosa sudah mengeringkan badan dengan berkemben handuk dia meninggalkan kita berdua. Aku mentas dari bak mandi. Mita juga kuminta keluar. Aku duduk di colset dengan posisi menyandar, sehingga kemaluanku bebas tegak. Mita kubimbing berada di atasku . Dia menuruti saja kemauanku. Sembari berdiri mengangkangi badanku Mita mendekatkan lobang kemaluannya ke kepala kemaluanku yang sudah memerah kerana tegang. Aku mengoles-ngoles kepala kemaluanku di sekitar lobang kemaluannya sampai terasa ada cairan lendir keluar dari dalam. Sesudah kurasa pelumasan mencukupi, aku berusaha memasukkan kepala kemaluanku ke kemaluan gundul itu. Sedikit sempit rasanya, tetapi kemaluanku bisa terus menerobos kedalam. Kesanku Mita sudah jebol perawannya. Meski jepitannya lebih kuat dibanding kemaluan Rosa, tetapi kemaluanku lancar maju-mundur di lobang kemaluannya. Aku terus mendekapnya sampai akhirnya aku menjelang klimaks kutarik badannya dan begitu lepas, meledaklah ejakulasiku. Lemas sekali berdua lalu mandi membersihkan diri dengan shower. Selama mandi itu kutanya Mita soal keperawanannya. Dia mengaku memang sudah pernah berhubungan, dengan pacarnya yang sudah SMA. Kerana itulah dia sempat ketahuan selagi asyik main dikamarnya. Akibatnya Mita dipulangkan ke kampungnya. Sekarang inilah proses pemulangan Mita ke orang tuanya di kampung. Di Jakarta Mita tinggal di rumah budenya, yaitu ibunya Rosa.“ Mbak Rosa, bebas menerima lelaki menginap di kamarnya, kenapa aku gak boleh ajak pacar ke kamarku,” kata Mita dengan muka sedikit tak mau berkomentar, kerana rasanya tak ada gunanya berkomentar pada saat seperti ini. Aku berbalut handuk dan juga Mita berkemben handuk kita masuk menyelinap ke bawah selimut. Rosa sudah mengorok tidur di sisi kiri, aku memilih posisi ditengah dan Mita di sisi kananku. Tak nyaman rasanya tidur berbalut handuk lembab, maka kubuka handukku dan kulempar ke kursi, Handuk Mita juga kulepas, sehingga kita berdua telanjang di bawah selimut. Sementara itu Rosa yang juga berbalut handuk perlahan-lahan kulepas dan ku lempat juga ke kursi. Kita bertiga tidur bugil di bawah selimut. Rasa lelah dan kecapaian bercinta membuat aku cepat terbangun kerana rasa geli di kemaluanku. Kuintip ke bawah, ternyata Mita sedang menghisap kemaluanku. Mungkin dia berusaha membangunkan kemaluanku. Aku berpura-pura tidur. Kulirik di celah korden sudah masuk cahaya terang matahari. Kulirik jam di meja sudah menunjukkan hampir jam 7 pagi. Kubiarkan Mita beroperasi sendiri, sementara Rosa masih tertidur disebelahku. Mita berusaha memasukkan kemaluanku ke lobang kemaluannya dengan posisi menduduki badanku. Dia berhasil menelan semua gagang kemaluanku lalu dia melakukan gerakan naik turun, kadang-kadang maju mundur. Mungkin dia bosan pada posisi itu, dia bangkit berdiri dan membalikkan badannya sehingga memunggungiku. Mita kembali jongkok dan kembali menggenjot. Dia mencoba merebahkan badannya ke depan sampai hamir mencium kakiku. Kemaluanku terasa dipaksa menghadap kebawah. Mita kesulitan melakukan gerakan pada posisi itu, kerana lobang kemaluannya seperti kedongkrak oleh gagang kemaluanku yang sedang keras sempurna. Mita berdiri lagi dan dia berbalik arah kembali ke posisi berhadapan denganku . Kemaluanku kembali dimasukkan ke dalam kemaluannya. Dia menggenjot sebentar lalu merabreast houlderkan badannya. Sembari memelukku dia terus mengggerakkan-gerakan pinggulnya. Posisi ini sedikit sulit, kerana berkali-kali kemaluanku lepas dari lobang kemaluannya. Mita kembali ke posisi mendudukiku, dia rupanya menemukan posisi nikmatnya sehingga gerakannya makin liar, dan tak lama kemudian berhenti menggenjot dan terasa kemaluannya dalam posisi nanggung sehingga kusibak selimut dan langsung kuarahkan kemaluanku memasuki kemaluan Rosa. Kemaluannya terasa berlendir. Berarti dia sudah bangun dari tadi dan sempat melihat permainan kita sehingga di terangsang. Bagitu kemaluanku ambles, dia langsung mengerang. Kugenjot dengan gerakan kasar, Rosa merintih-rintih. Sayangnya kemaluannya terlalu banjir sehingga kurang mencengkeram. Aku terus berusaha kosentrasi untuk mencapai puncak. Akan tetapi sesudah sekian lama masih juga belom berhasil, sampai badanku lelah. Kubalikkan posisi dengan tetap mempertahankan kemaluanku di dalam kemaluan Rosa. Dia mengerti dan kini Rosa memegang kendali. Dia bergerak maju mundur naik turun di atas badanku. Menjelang aku klimaksRosa sudah memekik sembari menjepit kemaluanku. Mendengar teriakan itu aku jadi tak mampu lagi menahan ejakulasiku dan kulepas saja di dalam kemaluannya. Pada suasana seperti itu, aku tak memikirkan risiko hamil dan sebagainya, yang penting rasanya nikmat. Rosa langsung jatuh berbaring di tertidur telentang dan sedikit terengah-engah. Tiba tiba terasa gagang kemaluanku dibersihkan dengan seka an handuk hangat. Kulirik kebawah, ternyata Mita yang melakukan. Aku tak sempat memperhatikan apa yang dilakukan Mita tadi sewaktu aku bertempur dengan Rosa. Sesudah dibersihkan , Mita kembali mengoral kemaluanku. Tanpa rasa malu dia terus berusaha membangunkan kemaluanku. Lama juga kemaluanku tak bangun-bangun, Aku merasa kasihan kerana usaha Mita tak membawa hasil. Dia kemudian kuminta berbaring dan kakinya dikangkangkan. Aku melakukan oral buat kemaluan kecil ini. Mita tersenyum dan terus menggelinjang merasakan sapuan lidahku di ujung clitorisnya yang menonjol. Tak perlu waktu terlalu lama akhirnya kemaluan Mita cenat-cenut. Sesudah dia mencapai klimaks aku memasukkan jari tengah ke dalam kemaluannya, aku mencari G-spotnya. Teraba ada jaringan memastikan bagian itu G-spotnya kerana sewaktu kusentuh pelan Mita bereaksi. Aku serang terus sampai beberapa saat kemudian Mita memekik. Dia mencapai klimaks tertingginya. Dari lobang buang air kecilnya meleleh cairan kental. Jumlahnya tak banyak, mungkin cuma 3 tetes, tetapi jelas sekali meleleh keluar. Melihat reaksi itu, kemaluanku mulai bangun. Belom terlalu sempurna tetapi cukup keras untuk disodokkan ke kemaluan Mita. Aku langsung menindih Mita dan terasa kemaluannya mencekat dan masih ada sisa cenat-cenutnya. Aku genjot langsung dengan gerakan cepat. Nikmat sekali rasanya. Mita merintih-rintih, dan dia kembali mendapatkan klimaks berkualitasnya. Aku menengarai itu kerana Mita kembali menjerit seperti tadi. Aku tak memberi kesempatan dia melampiaskan klimaksnya, aku terus menggenjotnya.“ Oom ampun oom udah om, kemaluanku ngilu. Aku tak memperdulikannya dan terus menggenjot. Sembari mengiba-iba Mita juga mendesis-desis seperti menikmati persebadanan ini. itulah maka aku tega menggenjot terus dan memang benar Mita kembali menjerit. Pada saat mencapai klimaks, lobang kemaluan terasa lebih nikmat kerana makin ketat mencengkeram dan ada ritme di dalamnya. Kuhentikan sebentar sampai klimaksnya tuntas lalu kugenjot lagi. Kemaluannya terasa makin sempit sehingga aku merasa nikmat dan mengantarku mencapai puncaknya. Aku sudah seperti lupa daratan sehingga sewaktu mencapai klimaks kubenamkan dalam-dalam kemaluanku ke kemaluannya. Mitapun menjerit, rupanya dia juga sampai kepada puncak tertingginya.“Seru banget mainnya, dan berisik,” kata Rosa yang duduk bersila dengan badan telanjang menonton pertempuranku.“Gila lu Nik kecil-kecil, ngeseknya kuat juga,” kata Rosa mengomentari adik istirahat sebentar. Mita sempat tertidur dan mendengkur halus. Kulihat jam sudah menunjukkan jam 8 pagi lewat 10 menit. Aku menggamit Rosa dan membangunkan Mita. Kita mandi bertiga di kamar mandi sembari saling itu badanku terasa ringan sekali. Kita bertiga turun ke coffee Shop untuk sarapan pagi. Mita terkagum-kagum oleh banyaknya ragam sarapan pagi yang tersedia. Mungkin dia belom pernah mengalami hal semacam ini. Sembari menyantap makanan, Mita mengusulkan agar bisa menginap semalam lagi di hotel ini. Rosa setuju. Kita memang akhirnya menambah satu malam lagi di hotel. Sepanjang siang aku hanya jalan keluar bersama mereka makan di bawah. Mereka mondar-mandir keluar masuk kamar membawa belanjaan. Rosa dan Mita memeng kubekali uang yang lumayan banyak untuk sekedar belanja membeli pakaian dan sepatu di mall bawah berikutnya aku menyempatkan ke Bojonegoro membereskan urusanku . Rosa dan Mita membatalkan pulang kampung. Mereka ikut aku. Dari Bojonegoro aku langsung memboyong mereka ke Surabaya. Di kota Pahlawan itu aku juga memilih hotel yang menyambung dengan Tunjungan Plaza. Mereka senang sekali bebas berkeliaran di mall, sementara aku milih tidur saja dikamar menjaga Rosa, bagiku tak berat, tetapi melayani nafsu Mita kecil aku sedikit kewalahan juga. Kecil-kecil kemauannya besar sekali. Mita tak jadi dipulangkan ke kampung, dia ke Jakarta lagi dan kost bersama Rosa. Rosa memilih tempat kost di dekat tempat kerjanya sehingga dia hanya perlu jalan kaki saja. Aku yang membantu membayar sewa kostnya. Dikala sedang suntuk oleh pekerjaan aku melampiaskan kepada dua kemaluanku itu. by – Cerita Dewasa, Cerita Seks Hot, Cerita Mesum, Cerita ngewe, Cerita Panas, Cerita Ngentot, Kisah Pengalaman Seks, Cerita Porno, Cerita Bokep indo. Cerita dewasa. Sebelumnya aku kasih tahu tentang aku. Aku adalah seorang karyawan disebuah perusahaan di Jakarta. Namaku sebut aja inug, umur 28tahun. Aku sudah menikah dan mempunyai 2 orang anak. Awal kejadian perselingkuhan yang tak aku inginkan pada saat aku pulang ke jogja. Saat itu aku biasa ke yogyakarta memilih naik bus. Saat pukul aku berangkat keagen bus Kramat Jati, karena pada tiket tertulis pukul bus sudah berangkat. Tapi saat tiba pukul bus belum datang dan akhirnya pukul busnya datang aku pun langsung naik. Ternyata kursiku berada di urutan ke-2 dari belakang sebelah kanan. Dan disitu sudah terisi seorang cewek sekitar umur 30an tahun. Selama perjalanan cewek disampingku diam tak berbicara, akupun tidak menghiraukannya. Dan kuperhatikan dia sibuk sms. Waktu bus memasuki kota Cikampek aku mulai menyapa. "Tujuan mau kemana mbak?"dia agak kaget dengan sapaanku. "Jogja kalau kamu tujuan kemana?" dia balik tanya. "Saya juga kejogja, memang jogjanya turun mana mbak?" "di janti, trus ntar nyambung naik taksi ke malioboro" jawabnya singkat. "malioboronya mana mbak, sory mbak nanyaku detail banget ya?" "gak apa-apa, di hotel Natour Garuda, kalau adik jogjanya mana?" "Wah, kita satu arah mbak, saya daerah alun alun selatan jadi dari malioboro lurus aja gak jauh." Hari mulai gelap lampu dalam bus tidak dihidupkan, mungkin karena kru bus dapat menggangu istirahat para penumpang. Bus executive yang aku naiki banyak fasilitasnya seperti bantal, selimut dan tisu yang terletak diatas aku duduk. "Nama Mbak siapa?, aku mulai bertanya lagi. "wiwik, kalau adik namanya siapa?" sambil dia julurkan tangannya. Aku menjabat tangannya dan menyebutkan namaku. "Aku Inug mbak, aku mau mudik mbak". Dalam jabatan tangannya aku merasakan kehangatan yang luar biasa mungkin pengaruh dari dingin AC bus. Selama perjalanan kami sudah banyak bercerita, dari Tanya jawab tentang pekerjaan dia sampai pekerjaanku. Dan begitu juga dia bercerita tentang hidup di jogja lebih murah dari pada Jakarta. aku berinisiatip untuk banyak ngomong dan mengajak dia berbicara. Selama pembicaraan sepenuhnya aku menunjukkan sikap hormat dan santun padanya. Dia juga menaruh respek padaku karena sikapku itu. Dia pinjamkan majalah dan koran bacaannya padaku, dia juga tawarkan makanan atau minuman yang dia bawa. Aku terbiasa hanya minum air mineral saat bepergian begini. Sedangkan air yang ditawarkan adalah Coca-cola makanya aku menolak dengan halus. Dan akhirnya pukul bus berhenti untuk makan malam dan para penumpang dapat kupon makan gratis. Aku dan mbak wiwik turun menuju restoran dan menukarkan kupon gratis makan malam. Kami duduk berdua sambil cerita. Tiba-tiba ditengah-tengah Suasana makan malam aku berkata "Mbak cantik deh" dia terkejut terselek makanan "Maksudnya apa Dik?" "Iya mbak cantik, maaf mbak jangan berpikirkan yang negative terhadapku karena yang saya omongkan kenyataan." Dia agak malu terlihat dari mukanya yg memerah dan menunduk. Kru bus memberitahukan kalau busnya sudah bersiap berangkat, kami pun bergegas menuju bus yang kami tumpangi. Sampai dalam bus aku sarankan mbak wiwik untuk pindah kesebelah yang dekat jendela, dia pun mengiyakan karena dia bisa lebih leluasa melihat keluar. Didalam bus aku memilih diam, Aku berselimut dan mencoba memejamkan mata. Malam semakin larut Aku mencoba memberanikan diri menggenggam tangannya, dia hampir menarik tangannya kalau saja aku tidak bilang, "Tangan Mbak dingin banget, nih. Mau nggak kalau aku pijat refleksi tangannya, nanti hangat, deh?", aku cari seribu satu alasan yang selalu tepat untuk banyak berbuat padanya. Aku juga nggak tahu, kenapa dia pasrah saja saat tanganku meraih tangannya membawa ke pangkuanku untuk aku pijit-pijit. Aduh, mbak wiwik berteriak tertahan karena kesakitan, tetapi dengan cepat aku bilang dalam bisikkan, bahwa kalau mbak merasakan sakit artinya bahwa memang sedang sakit. aku terangkan bahwa yang aku pijat itu adalah tombol-tombol saraf yang berhubungan dengan bagian di tubuh yang sedang kena sakit. Mbak wiwik bilang paru-paru dan punggungnya sedang tidak normal karena dingin atau mungkin karena lelahnya perjalanan. Aku dapat merasakan tubuh mbak wiwik langsung merinding dan bergetar mendengar suara bisikkanku tadi. mbak wiwik mulai sadar tidak seharusnya seperti ini, lalu ditarik tangannya. Aku pun sadar, "Maaf mbak saya Cuma pengen membantu mbak biar hangat." Aku masih diam tak bicara. Tapi yang namanya godaan selalu aja ada. Tanganku mulai menyentuh pahanya dan mbak wiwik menyingkirkan tanganku dari pahanya. "Maaf dik.. aku sudah bersuami." "Maaf mbak bukan maksudku." Langsung aku putus pembicaraannya. "Dudahlah Dik, lebih baik adik tidur saja, mbak juga sudah ngantuk." mbak wiwik pun terdiam, tapi aku tidak mau menyerah begitu saja mungkin rasa penasaranku terhadapnya. Tanganku mulai bergerak lagi tapi kali ini tanganku langsung merangkul dibelakang kepalanya. Dan memaksanya dalam pelukanku. Diapun kaget tapi apa daya tanganku jauh lebih kuat, Mbak wiwik tampaknya gak mau membuat keributan didalam bus yang penuh dengan penumpang. Akhirnya mbak wiwik dipelukanku dengan kusandarkan kepalanya dipundakku dan tanganku melingkar ditubuhnya. Sangat luar biasa kehangatan yang kurasakan saat itu, maafkan aku istrikuku aku telah melakukan perselingkuhan walau tidak berhubungan badan. Aku tidak berhenti disitu aja, aku mulai meraba payudaranya yang berukuran 34B. Dia mencoba melarangku tapi aku tidak mempedulikannya, aku mulai merasakan kenikmatan yg lain. Aku terus memijit-mijit panyudaranya, mbak wiwik mendesis, "akh.!!!" Aku terus memijit panyudaranya tanpa henti-henti. Akupun tidak merasa takut ketahuan penumpang lainya karena perbuatanku dibawah selimut bus. Aku mulai membuka kancing bajunya satu per satu. Dalam hati aku hanya bisa meminta maaf pada istriku, maafkan aku Ma.... Kancing sudah terlepas semua aku mulai menurunkan BHnya sekarang payudaranya dapat terlihat dengan jelas oleh ku. "Susumu indah banget mbak, boleh gak aku hisap?" Mbak wiwik hanya diam tak bicara. Akupun mulai menundukan kepalaku kepayudaranya dan menghisapnya seperti bayi yang minum asi. Nikmat campur rasa bersalah pada saat itu sama istriku yang telah ku kianati cintanya. "Gimana mbak?" kataku "Terus Dik hisap trus!!!" Akh. Ogh... Dia hanya mendesis kenikmatan. Aku tidak mau berhenti disitu saja, aku mulai menurunkan resleting celana kainnya. aku menurunkan celana dalamnya dan aku masukkan jari-jariku ke dalam vaginanya. Mbak wiwik mendesah.. "Akh.. Akh... ough.. Terus dik. Terus.. Oh...!!!" Aku terus mengobok-ngobok vaginanya dengan jariku dan menghisap panyudaranya. Dan akhirnya. Mbak wiwik orgasme. Sungguh fantastis....mbak wiwik mengerang dan menjambak rambutku saat orgasme. "Akhhhhh...!!!" Aku lalu duduk setelah tahu kalau mbak wiwik sudah orgasme. "MBak tolong gantian dong." Aku menuntun tangannya kearah kontolku. Sebetulnya aku sudah sangat terangsang, kontolku udah tegang dari tadi tapi aku tidak mau terburu2 takutnya mbak wiwik jadi tersinggung dan tujuanku jadi gagal total, tetapi diluar dugaanku tangan mbak wiwik langsung memegang kontolku yg sudah dari tadi aku keluarkan dari celanaku, serasa ditimpa dan ditampar sebuah sensasi yang luar biasa saat tangannya yg halus menggenggam kontolku. Tangannya terasa hangat di kontolku dan kontolku serasa berdenyut2. aku mulai mendesah pelan, "Akhhhhh...!!!" "Tolong, mbak, sebentar saja, aku bener-bener tidak bisa menahan nafsu birahiku, tolong Mbak, biar aku terlepas dari siksaanku ini, tolon..ng.. tadi mbak sudah saya buat orgasme jadi gantian Mbak.", Aku menghiba dalam berbisik dan ternyata berhasil bisikanku bagaikan sihir yg membangkitkan nafsu birahinya dengan sensasi penuh pesona ini. Aku kembali bisikkan ke telinganya, "Kocok, mbak, aku pengin keluar cepet, nih", sambil aku pegang tangannya untuk menuntun kocokkannya. Dan mbak wiwikpun terbawa larut dalam suasana, tangannya mulai mengocok kontolku. Telah beberapa saat aku mendesas dan merintih lirih, tetapi belum juga ejakulasiku datang. Bahkan kini mbak wiwik sendiri mulai terjebak dalam kisaran arus birahi sejak tanganku juga merabai payudaranya dan memainkan puting susunya. Mbak wiwik terbawa mendesah dan merintih pelan dan tertahan. Aku mengalami keadaan ekstase birahi. Mataku tertutup, khayalku mengembara, aku bayangkan alangkah nikmatnya apabila kontolku meruyak ke vaginanya. Ah, alangkah nikmatnya.., nikmat sekali .., nikmat sekali.., pikiranku sudah kemana-mana mungkin karena aku sudah terangsang banget. "Ayoo, dik, aku sudah capenih, keluarin cepeett...s", Aku tersenyum, "Susah, mbak, kecualii...", "Apaan lagi?", "Kalau Mbak mau menciumi dan mengisepnya.". Gila. Aku sudah gila. Aku spontan aja minta mbak wiwik untuk mengemut kontolku. Tt.. tet.. ttapi .. mungkin mbak wiwik kini yang lebih gila lagi. Mbak wiwik mengangguk saat mataku melihat matanya. Sesungguhnya sejak tadi saat tangannya menggapai kontolku kemudian merasakan betapa halus sentuhannya aku sudah demikian terhanyut untuk selekasnya bisa menyaksikan betapa mentakjubkan kontolku masuk dalam mulut mungilnya itu. Aku sudah demikian tergiring untuk selekasnya merasakan hangatnya kontolku dalam mulutnya, ingin merasakan bagaimana seandainya lidahnya menjilati kepala kontolku trus melumat-lumat dan mengisap-isap kontolku ini. Cahaya lampu Bus yang memang diredupkan untuk memberi kesempatan para penumpang bisa tidur nyenyak sangat membantu apa yang sedang berlangsung di kursi kami ini. Seakan-akan mbak wiwik tidur di pangkuanku, mbak wiwik bergerak telungkup menyusup ke dalam selimutku. Gelap, tetapi bibirnya langsung menyentuh kemudian mencaplok kontolku. Aku sudah masa bodo. Nafsuku sudah menjerat aku. Mbak wiwik mulai mengkulum kontolku, lidahnya bermain dan mulai memompakan mulutnya ke kontolku. Huuhh,.., sungguh aku langsung terhanyut dan bergelegak. Aku mengharapkan sperma dan air maniku cepat muncrat ke mulutnya. Aku sudah memikirkan kemungkinan untuk tidak sampai menjadi perhatian penumpang lainnya. Aku sendiri akhirnya demikian masa bodoh. Aku yang sudah demikian larut dalam kenikmatan yang tak mudah kutemui di tempat lain ini terus hanyut dalam keasyikan birahi dengan ****** dalam jilatan dan kuluman mbak wiwik. Aku merem melek setiap lidahnya menjulur dan menariknya kembali. Rasa hangat lidah dan mulutnya sangat terasa di kontolku. Dalam ruangan selimut yang demikian sempit itu kepala mbak wiwik bergerak aktif turun naik seiring keluar masuknya kontolku dalam mulutnya. Sementara tanganku sendiri aktif mengelusi di arah rambutnya, terkadang juga turun hingga ke pantatnya. "Ayoo, dik, aku sudah capenih, keluarin cepeett...s", Aku jawab, "sebentar lagi mbak....." Mbak wiwik terus melumat-lumat kontolku dengan penuh perasaan sambil tangannya juga ikut mengelusi batang kontolku yg kekar dan keras itu, sesekali lidah dan bibirnya menjilati batang kontolku hingga ke pangkal dan bijih pelerku dengan harapan bisa secepatnya merangsangku dan membuatku orgasme. Kontolku dimasukkan dalam-dalam kemulutnya hingga menyentuh tenggorokkannya. Aku mengerang, mendesah sambil bergumam meracau. Benar, tidak sampai 10 menit aku mulai merasakan sebuah kedutan yang sangat keras dalam kontolku, dan aku bisikan ke telinga mbak wiwik, " Mbak Aku mau keluar...." Mbak wiwik semakin cepat melumat-lumat dan menghisap kontolku dan tidak berapa lama kurasakan orgasme yg sangat luar biasa, air maniku muncrat 6 sampai 7 kali kedalam mulut mbak wiwik, dan aku merasakan sensasi yg luar biasa ketika mbak wiwik langsung menelan semua air maniku dan terus mengisap dan menjilati sisa2 air maniku sampai terasa ngilu sekali. "Terima kasih, ya mbak", kataku sambil membetulkan celanaku dan menarik tutup resluitingku. Akupun langsung mencium mulutnya dan masih kurasakan spermaku dalam mulutnya. Kami pun tertidur pulas, tanganku sambil memeluknya. Akhirnya pukul bus sampai di janti dan kamipun turun. "mbak gimana kalau kita satu taksi biar irit biaya toh jalannya satu arah" "ok..!!" mbak wiwik pun mengiyakan Didalam Taksi aku dan mbak wiwik berdiam diri sambil membayangkan semalam didalam bus yang luar biasa. Akhirnya mbak wiwik turun depan hotel Natour Garuda. Lalu kami tukar nomor HP. Hari itu aku ber smsan ria bersama mbak wiwik. Dan pada hari ke-3 aku dapat sms dari mbak wiwik yg isinya bahwa tugasnya dijogja udah selesai dan rencana mau pulang ke jakarta. Dan selang 10 menit HPku berdering kembali, ternyata dari mbak wiwik. "Pagi dik. lagi dimana? Gimana pulang ke Jakarta bareng aja yach?" "Pagi juga mbak..., ok deh kita bareng pulangnya, nanti siang aku ke hotel natour deh, Mbak saya jemput ya kita jalan-jalan dulu keliling Jogja, itung-itung biar mbak tau Jogja" "ok dech aku tunggu ya". Begitulah, Aku menjemput mbak wiwik di hotel, aku dan mbak wiwik akhirnya berangkat jalan-jalan. Setelah lebih satu jam kami berputar-putar disekitar jogja, mbak wiwik akhirnya mengajak istirahat di hotel tempat dia menginap. Kami mengobrol tertawa cekikikan sampai bercerita tentang kejadian dibus. Tiba-tiba mbak wiwik menarik tanganku sehingga aku terduduk di kasur, mbak wiwik yang saat itu sedang duduk ditepi tempat tidur. Tanpa berkata apa-apa dia langsung mencium bibirku. Aku sempat terkejut tapi aku juga membiarkan ketika bibir nya menempel kebibirku hingga beberapa saat. Dadaku semakin berdegub kencang ketika kurasakan bibir nya melumat mulutku. Aku tidak mau kalah, Lidahku menelusup kecelah bibirnya dan menggelitik hampir semua rongga mulutnya. Mendapat serangan mendadak itu mbak wiwik tampak antusias dan lebih semangat dalam melumat bibirku, saking dahsyatnya bulu tengkukku sampai merinding. Namun tiba-tiba timbul kesadaranku. Aku teringat istriku dirumah, Kudorong tubuh mbak wiwik supaya ia melepaskan pelukannya pada diriku. "mbak..., jangan mbak..., ini enggak pantas kita lakukan..! ", kataku terbata-bata. mbak wiwik memang melepas ciumannya dibibirku, tetapi kedua tangannya masih merangkul leherku dan buah dadanya menempel ketat di dadaku, Kontolku sangat tegang dan keras menempel diperut mbak wiwik. "Memang nggak pantas dik, taapi gimana lagi toh kamu yang memulai waktu di bus dan aku Cuma merespon aja", Ujar mbak wiwik yang terdengar seperti desahan. Setelah itu mbak wiwik kembali mendaratkan ciuman. Ia menjilati dan menciumi seluruh wajahku, lalu merambat keleher dan telingaku. Namun perlahan tapi pasti nafsu birahi semakin kuat menguasaiku , Aku sudah sangat terangsang, bayang2 istriku berbaur dengan wajah mbak wiwik yg cantik, akhirnya pertahananku bobol aku sudah tidak peduli lagi, toh ini cuma sekali aku berselingkuh sebuah pembenaran dalam hatiku.. Harus kuakui, mbak wiwik sangat pandai mengobarkan birahiku. Jilatan demi jilatan lidahnya keleherku benar-benar telah membuatku terbakar dalam kenikmatan. mbak wiwik sendiri tampaknya juga mulai terangsang. Aku dapat merasakan napasnya mulai terengah-engah. Sementara aku semakin tak kuat untuk menahan erangan. Maka aku pun mendesis-desis untuk menahan kenikmatan yang mulai membakar kesadaranku. Setelah itu tiba-tiba tangan mbak wiwik mulai membuka kancing bajuku. Satu demi satu pakaian yg aku pakai terlepas dari tubuhku sampai akhirnya tidak ada sehelai benangpun yg menempel dalam tubuhku alias bugil total. Akupun tidak mau kalah, baju yg dipakai mbak wiwik satu demi satu aku preteli sampai akhirnya kita berdua sudah telanjang semua. Tak ayal lagi, buah dada mbak wiwik yang berwarna putih bersih itu terbuka didepanku tanpa tertutup sehelai kainpun. Mbak wiwik tampak agak malu dia berusaha menutupi buah dadanya yg terbuka dengan mendekapkan lengan didadanya tetapi dengan cepat tanganku memegangi lengannya dan merentangkannya. Kemudian aku mulai mengusap dan meremas payudaranya sambil mulutku mengisap dan menjilati putingnya. Hampir 10 menit kami saling remas dan cium kemudian aku mengambil inisiatif mengangkat dan merebahkan tubuhku ditempat tidur. Tanpa membuang waktu, bibirku melumat salah satu buah dadanya sementara salah satu tanganku juga langsung meremas-remas buah dadanya yang lainnya. Bagaikan seekor singa buas aku menjilati dan meremasbuah dada yang kenyal dan putih itu. Kini mbak wiwik tidak bisa berbuat apa-apa lagi

cerita dewasa di bus malam